Labuha, Maluku Utara – Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengakui minimnya pengawasan soal kelangkaan BBM di sejumlah SPBU dan APMS karena kekurangan personelnya.
Demikian diungkapkan Kabid Perdagangan Disperindagkop Halsel, Nurbaity Karmila, kepada wartawan, Senin (06/01/2025).
Menurut Nurbaity, stok BBM Pertalite dan Pertamax pada akhir tahun 2024 lalu memang tersedia, hanya saja ada keterbatasan pada pengawasan lantaran rentang kendali seperti di SPBU Maffa, Gane Timur.
“Yang menjadi masalah ini rentang kendali kita yang terbatas karena jauh, apalagi di Maffa,” terangnya.
Pernyataan ini sekaligus mengkonfirmasi kelangkaan BBM yang terjadi di Kecamatan Gane Timur. Sebelumnya pada pemberitaan Haliyora.id edisi 29 Desember 2024, warga di Kecamatan Gane Timur mengeluhkan soal kelangkaan BBM di wilayah tersebut. Kelangkaan ini berimbas pada aktivitas para nelayan yang sebagian besar menggunakan Pertalite dan Pertamax untuk mesin long boat (ketinting) mereka.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!