Hal yang sama juga diungkapkan oleh Muksin, bahwa kondisi pasar yang tidak tertata tanpa pedagang tersebut. “Kondisi pasar seperti ini sebenarnya sudah lama sekitar sudah satu tahun lebih, itu pun kondisinya tidak terlalu ramai, karena para pedagang lebih suka keluar jualan di luar,” ungkapnya saat ditemui tepat di tempat lapak jualan Pasar Syariah Bahari Berkesan, Senin (30/12/2024).
Amar pedagang yang membuka lapak di samping jalan Kelurahan Gambesi bersama ibunya juga mengatakan hal yang sama.
“Pada awalnya pasar itu ramai, tapi ada sebagian yang berjualan di emperan jalan, maka sebagian juga keluar untuk berjualan sehingga kita juga keluar berjualan di jalan karena penghasilannya bagus,” tuturnya saat ditemui sedang membuka lapak di tepi jalan.
Meski begitu, Muksin mengatakan bahwa pihak Kelurahan Fitu, Kelurahan Gambesi, Kelurahan Sasa, Kelurahan Jambula, dan Disperindag Kota Ternate sudah menggelar rapat bersama untuk melakukan penertiban. Akan tetapi hingga saat ini belum ada yang masuk untuk membuka lapak di pasar.
“Padahal pihak Kelurahan Fitu, Gambesi, Sasa, Jambula, dan Disperindag sudah melakukan rapat, tapi sampai sekarang belum ada yang masuk jualan bersama kita,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!