Ternate, Maluku Utara – Relokasi warga Rua akibat bencana banjir pada tanggal 25 Agustus 2024 lalu yang mengakibatkan kerusakan berat pada 25 rumah dan 1 Mushola, kini muncul masalah.
Hal ini diketahui berdasarkan keterangan Lurah Rua, Ma’ruf M Saleh. Ia mengatakan bahwa saat ini warga yang terdampak akan direlokasi ke Kelurahan Jambula, akan tetapi menurutnya perlu dibicarakan kembali.
“Warga yang akan direlokasi itu bukan dihitung per kepala rumah tangga, akan tetapi dihitung per rumah, sementara warga yang tinggal di dalam rumah ada yang lebih dari satu kepala rumah tangga,” ungkapnya.
Menurutnya, uluran tangan pemerintah dalam membantu itu bisa membawa masalah, meski saat ini pemerintah sudah dalam tahapan menyiapkan 49 unit rumah untuk mengganti 49 rumah yang terdampak, termasuk rumah yang mengalami kerusakan berat.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!