“Kalau yang pertama, mereka sudah setor, tapi untuk yang kedua dan ketiga ini belum, sehingga kita akan menyurat, supaya segera dibayarkan,” kata Jufri begitu diwawancarai, Rabu (18/12/2024).
Jufri menyebutkan, Pemkot Ternate bakal menyurat kepada pihak manajemen Malut United untuk melakukan pembayaran. Meski begitu, sambung Jufri, BP2RD juga memiliki data harga tiket yang dijual dengan total omzet yang didapatkan sebesar Rp 1,8 miliar dalam satu kali laga berlangsung.
“Ada sejumlah tiket yang diberikan diskon, jadi kami juga minta data itu, sehingga dihitung kembali jangan sampai tidak sesuai,” pungkasnya. (RUL/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!