Sementara pada struktur APBD tahun 2024 terdiri dari pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 1.157.293.658.771,00, diantaranya PAD sebesar Rp 169.060.000.000,00, pendapatan transfer Rp 981.974.356.171,00, lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 6.259.302.600,00.
Kemudian, belanja ditetapkan sebesar Rp1.154.293.658.771,00 diantaranya belanja operasi sebesar Rp 1.007.153.741.085,00, belanja modal Rp 142.139.917.686,00, belanja tidak terduga Rp 5.000.000.000,00, sedangkan pembiayaan ditetapkan Rp 3.000.000.000,00.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, APBD tahun 2025 mengalami penurunan, dikarenakan dilakukan penyesuaian terhadap anggaran yang ada.
“Daripada kita paksakan belanja yang begitu banyak, tapi tidak terealisasi dan tidak selaras dengan pendapatan, maka kita mencoba membuat APBD ini lebih berkualitas. Jadi kita mengukur lebih dulu uang yang tersedia, baru dilakukan belanja,” jelas Rizal begitu diwawancarai usai Paripurna di Kantor DPRD Ternate, Sabtu (30/11/2024).
Meksi begitu, Rizal menyebutkan, untuk skala prioritas pembangunan tahun 2025 tidak mengalami perubahan, sehingga tetap menjadi prioritas sesuai dengan tahapan RPJMD dengan rancangan teknokratik yang disiapkan oleh Bapelitbangda Kota Ternate. (Rul/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!