Fatayat NU Maluku Utara Serukan Lawan Politik Uang dan Isu Sara

Menurut Rosida, memilih pemimpin harus amanah yang mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat serta pemimpin yang mampu menghindari perang politik, SARA serta berbau fitnah.

“Saya ingin sampaikan bahwa terutama dan terkhususnya kepada perempuan kita harus menyatakan perlawanan kepada politik uang dan politisasi sara karena dapat merusak peradaban, merusak demokrasi dan bisa menghancurkan kehidupan politik,” ujarnya.

BACA JUGA  Kapolres Halteng Harap Hindari Isu Sara di Pilkada 

Kata Rosida, praktik politik uang menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah. Begitu juga dengan politisasi sara berpotensi besar mengganggu persaudaraan. “Maka dari itu kita semua mengharapkan ini dapat menjadi langkah baik untuk menciptakan Pilkada 2024 yang bersih, jujur dan adil,” imbuhnya. (*Echal/Red1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah