Dua Gedung Sekolah Milik Dikbud Maluku Utara tak Terinput ke Sistem

Sofifi, Maluku Utara – Plt Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Damrudin mengungkapkan bahwa, rata-rata progres pembangunan infrastruktur pendidikan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 sudah sangat membaik, karena proyek tersebut uang mukanya sebesar 25 persen. 

“Jadi rata-rata progres pembangunan infrastruktur pendidikan di 10 kabupaten/kota itu sudah sangat baik, baik itu pembangunan laboratorium maupun gedung belajar,” kata Damruddin kepada wartawan belum lama ini.

BACA JUGA  Jalan Lingkar Pulau Makian Dikerjakan Bertahap, Rp 3,5 Miliar di Tahun 2021

Damrudin mengaku, Pj Gubernur dan Sekda meminta dirinya agar pembayaran untuk proyek pembangunan infrastruktur pendidikan melalui DAK tidak boleh meninggalkan utang, dan tak boleh ada bangunan yang mangkrak. 

“Saya tetap berupaya agar masalah ini tetap selesai, saya juga sudah perintahkan kepada PPK agar selalu mengawasi proses pembangunan tersebut, jika ada yang terlambat lapor sehingga kita bisa tindaklanjuti,” tegas Damrudin. 

BACA JUGA  Dinas PUPR dan BPBD Malut Kolaborasi Tanggap Darurat Pasca Robohnya Jembatan Yef
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah