Labuha, Maluku Utara – Warga Desa Waringi, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, meminta Pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah (Mitan) milik ST segera ditutup.
Permintaan penutupan pangkalan oleh warga bukannya tak beralasan.
Menurut warga setempat, pangkalan tersebut sudah beberapa kali beroperasi guna membantu kebutuhan BBM di Desa Waringi, sebab sudah terlalu lama warga sangat merasa kesulitan untuk mendapatkan minyak tanah.
Namun kehadiran pangkalan tersebut tak berselang lama memperjualbelikan minyak tanah dengan harga yang cukup tinggi dan jatah mulai berkurang.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!