Salah satu warga yang ditemui wartawan mengaku heran dengan proyek tersebut. Padahal proyek ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi warga yang sebagian besar adalah petani.
“Ketidakjelasan mengenai proyek ini bisa berdampak negatif terhadap pendapatan kami sebagai petani,” keluh salah satu warga yang enggan namanya dipublish, Selasa (29/10) kemarin.
Terkait proyek ini, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah, Yusmar Ohorella ketika dikonfirmasi mengatakan belum dikerjakannya proyek tersebut sudah di luar ranahnya dinas karena dinas sudah menyiapkan administrasinya. Soal eksen di lapangan adalah tanggung jawab kontraktor.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!