Sofifi, Maluku Utara – DPD partai Golongan Karya (Golkar) belum memutuskan siapa yang nantinya menduduki jabatan Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara.
Diketahui, fraksi Golkar di DPRD Maluku Utara mengusulkan 4 nama calon ketua DPRD. Keempat nama ini antara lain, Muhammad Abusama, Farida Djama, Ikbal Ruray, dan Agriati Yulin Mus.
Belum ditetapkannya ketua DPRD definitif dari partai Golkar sebagai pemenang Pemilu Legislatif di Provinsi Maluku Utara, membuat sejumlah agenda penting di parlemen terhambat, termasuk pembahasan APBD 2025.
Akibatnya, sejumlah fraksi di DPRD Malut menyebut biang kerok dari terhambatnya agenda-agenda penting di parlemen karena belum ada penetapan unsur ketua definitif, padahal fraksi PDIP, Nasdem dan PKS, sudah mengusulkan nama anggotanya untuk menempati posisi wakil ketua I, II, dan III.
“Kita sudah rapat dengan semua fraksi, dan fraksi Golkar mengatakan minggu depan siapa yang menjadi ketua SK-nya sudah ada, minggu depan kita sudah lakukan pelantikan, tapi saya tidak tahu tanggal berapa,” kata Evra Pramukawati, sekretaris DPRD Maluku Utara, saat ditanyai wartawan halaman kantor gubernur, Selasa (29/10) kemarin.
Menurut Evra, berdasarkan ketentuan yang ada, partai pemenang Pileg sudah seharusnya mengusulkan satu atau tiga nama untuk menempati posisi ketua DPRD tanpa menunggu.
Meski begitu, Evra membocorkan bahwa penggodokan nama ketua DPRD sudah selesai di internal Golkar, tinggal diusulkan saja.
“Siapa yang menjadi ketua mereka belum sampaikan, berdasarkan informasi dari fraksi Golkar minggu depan sudah selesai, setelah itu kita paripurnakan penetapan pimpinan DPRD, selanjutnya Gubernur mengusulkan ke Kemendagri baru menteri mengeluarkan surat keputusan. Jadi kita menunggu saja hasil dari Golkar,” pungkasnya. (RS/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!