Tomat Tahan Laju Inflasi di Maluku Utara

Ternate, Maluku Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi month to month atau m-to-m pada bulan September 2024 sebesar 0,56 persen, sementara secara y-on-y sebesar 3,56 persen. 

Plt Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, Nurhidayat Maskat mengatakan inflasi tertinggi dialami oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Sementara kelompok yang mengalami deflasi yaitu  informasi, komunikasi, dan jasa keuangan. 

BACA JUGA  Ekonomi Maluku Utara Melesat Tumbuh 39,10 Persen

Dikatakan, komoditas utama yang mengalami penurunan harga, sehingga menahan inflasi month-to-month adalah tomat, baik di Maluku Utara maupun Kabupaten Halmahera Tengah.

“Jika dibandingkan bulan Agustus 2024, pada bulan ini harga tomat di pasar Halmahera Tengah maupun Kota Ternate mengalami penurunan cukup signifikan,” kata Nurhidayat, Selasa (01/10/2024). 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah