Banyak cerita yang didengar langsung oleh Fifian saat bertemu langsung kedua orang tua kedua bocah yaitu Usmi kalilul dan Rosa Tuharea.
“Sebelum kejadian kedua anak saya minta makan telur, lalu saya pergi ke kios untuk membelinya namun kembali saya lihat rumah saya sudah terbakar dan kedua anak saya juga ikut terbakar,” kisah orang tua kedua bocah sambil meneteskan air mata.
Meski dirundung duka mendalam, sebagai manusia biasa, Usmi dan Rosa telah mengikhlaskan atas musibah yang menimpa mereka. Bagi mereka, semua yang terjadi merupakan takdir Allah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!