Menanggapi hal tersebut, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu Sarfiani Jamaludin menyebut informasi yang beredar luas itu tidak benar.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami lakukan baru-baru ini itu belum ada yang positif HIV/AIDS. yang bersangkutan belum dinyatakan positif masih dalam tahapan pemeriksaan lanjutan yang akan di laksanakan Tim kesehatan. Jadi saya mau tegaskan bahwa informasi itu tidak benar,” jelas Surfiani Jamaludin kepada Haliyora.id, Minggu (18/8/2024).
Terpisah, Wa Mirna, warga Ibu kota Kabupaten Pulau Taliabu meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu untuk segera menjelaskan status para wanita pekerja malam di kafe-kafe tersebut.
“Terutama pemerintah daerah jangan diam dengan perasaan ini jika mau dilegalkan usaha kafe ini segara buat aturannya agar semua wanita di tempat hiburan itu bisa tertib. Pemilik kafe itu bisa kerja sama dengan Dinas Kesehatan agar setiap saat bisa melakukan pemeriksaan pekerja mereka. Jangan sudah terindikasi baru berhubungan lagi dengan laki-laki lain lalu terjangkit sampai kepada yang lain, kasihan sekali ini,” desak Wa Mirna.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!