Sofifi, Maluku Utara- Pj Gubernur Samsuddin Abdul Kadir optimis bisa menyelesaikan utang Pemprov Maluku Utara (Malut) yang dilaporkan mencapai Rp 1,9 triliun.
“Semua utang Pemda itu akan tetap dibayar, dan faktanya sebagian sudah kita bayarkan,” kata Gubernur usai menghadiri rapat paripurna di DPRD, Selasa (06/8/2024).
Pj Gubernur mengakui memang utang Pemprov ini terbilang fantastis karena pendapatan daerah yang dirancang tidak terpenuhi atau tidak mencapai target, sehingga kemampuan fiskal daerah juga tak mampu membiayai pembayaran utang-utang tersebut. “Jadi itu situasi yang kita hadapi karena target pendapatan tidak terlalu maksimal,” akuinya.
Dikatakan, dengan angka utang yang begitu besar sudah tentu banyak kegiatan yang harus dikurangi. “Intinya adalah dana yang kita miliki sudah kita pergunakan untuk membangun tinggal kita bayar saja, sehingga mampu tidak mampu tugas kita harus membayar,” terang Samsudin.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!