Sofifi, Maluku Utara- Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku Utara, pada Senin (22/07) kemarin, meninjau langsung lokasi bencana banjir yang menimpa 6 desa di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).
Kepala Dinas Sosial Maluku Utara Zen Kasim mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauan di Desa Lukulamo dan sekitarnya, bencana banjir ini dikategorikan sebagai salah satu yang terparah sepanjang bencana banjir di Maluku Utara karena ketinggian air mencapai dua meter.
“Ada sebagian masyarakat yang mau diungsikan dan sebagainya tidak mau, akan tetapi bila terjadi hujan deras di daerah pegunungan bisa terjadi banjir susulan,” kata Zen Kasim, Selasa (23/7/2024).
Menurut Zen, warga yang enggan mengungsikan diri itu rata-rata karena mengeluhkan minimnya ketersediaan buffer stock. “Insya Allah hari ini dari kabupaten akan melakukan evakuasi, kami juga sudah sediakan buffer stock dan hari ini mereka sip untuk dievakuasi,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!