”Jadi, yang pertama, ini sebagai wujud proses transformasi digital agar kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah semakin inovatif, kreatif, dan interaktif dengan perkembangan saat ini,” katanya.
Dia berharap, 11 orang peserta yang sudah mengikuti advokasi tersebut mampu merealisasikan aplikasi pembelajaran. Dengan begitu, transformasi digital dalam sektor pendidikan ini nyata dan berdampak positif. ”Selain itu juga perlu support dan pendampingan secara khusus dalam berbagai praktik yang sudah dilakukan di komunitas belajar antar sekolah,” ujarnya.
Diketahui, kegiatan ini diikuti kurang lebih 11 peserta terdiri dari Bidang Disdik, Kepala Bidang PAUD dan PNFI, Kepala Bidang GTK, PIC 3B Dinas (Transformasi Digital untuk Pembelajaran), Pengawas SD dan SMP, MKKS SMP, KKG SD, Koordinator atau Guru Penggerak, CoKapten Belajar.id, ditambah Duta Teknologi atau Sahabat Teknologi serta dua orang staf dari Dinas pendidikan. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!