“Saya berikan ke Zaldi Kasuba ada yang senilai Rp 10 juta, sampai yang paling kecil Rp 5 juta. Ini permintaan pak Gub untuk bantu mahasiswa perantauan dan biaya berobat,” akui Abdullah.
Abdullah mengatakan, dirinya memberikan uang itu bukan takut dicopot dari jabatan Kepala DKP Maluku Utara, akan tetapi sebagai balas budi karena AGK sudah memberinya jabatan.
Selai melalui Zaldi, Kepala DKP Malut aktif itu menyatakan bahwa pernah memberikan uang lewat ajudan Wahidin Tahmid, Deden Sobari serta Fajrin. Uang itu diberikannya saat di Jakarta.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!