“Kolaborasi antar lintas sektor maupun swasta dan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian ATM di Kota Ternate,” katanya.
Rizal menyebutkan, lintas sektor yang dimaksudkan Ini mulai dari Bappelitbangda, Disperkim, Diskominfo, Dinsos, Dinas PPKBPPA, Dikjar, Kemenag, PPK hingga Diskom Komunitas Peduli ATM atau Kader Kesehatan.
“Ini dilakukan untuk mendukung agenda Transformasi Sistem Kesehatan yang direncanakan oleh Kemenkes saat ini terutama pada dukungan untuk tercapainya target-target pelayanan kesehatan yang nyata dicanangkan oleh Pemerintah,” pungkasnya. (Rul/Adv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!