Oni menyebutkan, modus yang dilakukan oknum penipu dengan berpura-pura mengurus administrasi calon peserta seleksi yang masih kurang. Dalam pengurusan ini mereka meminta bayaran sebesar Rp 1 juta sampai Rp 3 juta, bahkan ada yang sudah rugi di angka Rp 10 juta.
“Ini sangat disayangkan terhadap guru-guru yang ditipu karena minim informasi. Ada beberapa orang guru-guru SMA yang datang ke saya menanyakan soal pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK, saya bilang ke mereka bahwa saat ini belum ada informasi resmi dari Menpan RB soal pendaftaran,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!