Dari sisi anggaran, bangunan Ruang Aula (Auditorium) LPT menelan anggaran dengan nilai kontrak hingga Rp 3,3 miliar (Rp3.346.087.692.73) yang bersumber dari APBD. Bangunan tersebut mulai dikerjakan pada 27 Juni lalu dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender. Dimana kontraktor yang bertanggung jawab mengerjakannya adalah CV Diyacel Sejati.
Sementara itu, untuk bangunan Ruang Pengelola dan Tenaga Pendidik LPT menelan anggaran sebesar Rp 2,7 miliar (Rp2.743.776.000). Dengan kontraktor CV Pilar Nusantara Prima. Waktu pelaksanaannya juga selama 150 hari kalender atau sampai 19 November tahun lalu. Sedangkan lima lokal lainnya, masih belum diketahui nilai kontraknya. Pembangunan LPT juga tidak memiliki izin mendirikan bangunan atau IMB. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!