Sofifi, Maluku Utara- Pembangunan infrastruktur Laboratorium Pendidikan Terpadu (LPT) yang melekat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, mendapat sorotan dari publik karena diduga bermasalah.
Bahkan Kepala Dikbud Malut, Imran Yakub meminta KPK harus turun tangan mengintervensi masalah ini karena merugikan daerah ratusan miliar.
Desakan itu mulai dari akademisi, praktisi hukum, hingga Pj Gubernur Maluku Utara Samsudin A. Kadir. Orang nomor satu di Pemprov Malut itu bahkan turut memerintahkan kepada Inspektorat agar segera melakukan audit investigasi agar mengetahui pasti duduk persoalannya.
“Karena dari penempatan uang harus kita lihat lagi, berdasarkan informasi yang disampaikan ke saya ini masalah, tapi kita juga harus lihat hasil kesimpulan dari Inspektorat juga supaya saya mengambil langkah tidak salah,” kata Samsudin, di halaman kantor DPRD Malut, Kamis (30/5/2024) kemarin.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!