Hattrick Lagi, PLN Kembali Raih Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah pada Tahun 2023

- Editor

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan gedung PLN Kantor Pusat di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tampilan gedung PLN Kantor Pusat di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jakarta, 29 Mei 2024 – PT PLN (Persero) sukses membukukan keuntungan terbesar dalam sejarah perseroan dengan meraih laba bersih sebesar Rp22,07 triliun pada tahun 2023. Nilai ini satu setengah kali dari torehan tahun 2022 sekaligus mencetak hattrick rekor laba bersih selama tiga tahun berturut-turut sejak 2021. Melalui Transformasi yang dipimpin langsung oleh Darmawan Prasodjo, kondisi keuangan PLN terus membaik secara signifikan. PLN berhasil melewati berbagai tantangan mulai dari pandemi covid-19, krisis energi primer, hingga ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang terus dilakukan sejak 3 tahun terakhir. Mulai dari transformasi proses bisnis, organisasi, Sumber Daya Manusia, hingga pelayanan pelanggan. 

“Capaian ini diperoleh atas perjuangan seluruh insan PLN yang menjalankan transformasi berbasis digital secara end to end. Mulai dari sistem pembangkit, transmisi, distribusi, pengadaan, sistem keuangan, sistem planning hingga restrukturisasi organisasi dan pelayanan pelanggan, sehingga kini PLN menjadi makin lincah, unified, kokoh dan trengginas,” terang Darmawan.

Laba bersih PLN Tahun 2023 dihasilkan dari total pendapatan usaha perseroan yang mencapai Rp 487,38 triliun, meningkat  Rp46,25 triliun dari tahun 2022. Tidak cukup sampai di situ, PLN juga berhasil menurunkan utang jangka panjang sekaligus jangka pendek sebesar Rp12,77 triliun. 

“Torehan positif ini menjadi bukti bahwa PLN bukan hanya mampu merencanakan transformasi di level strategi, melainkan juga mampu mengeksekusinya hingga di level operasional,” jelas Darmawan.

PLN berhasil membukukan penjualan tenaga listrik sebesar 288,44 terawatt hour (TWh) atau bertumbuh 5,36% dari tahun 2022. Keberhasilan ini tak lepas dari inovasi-inovasi pemasaran melalui program intensifikasi yang meliputi promo tambah daya, akuisisi captive power dan kampanye electrifying lifestyle serta program ekstensifikasi yang meliputi electrifying agriculture & marine, dieselisasi dan infrastruktur kendaraan listrik. Melalui beragam inovasi tersebut, PLN sukses meraih pendapatan penjualan tenaga listrik sebesar Rp 333,19 triliun, meningkat Rp22,13 triliun dari tahun 2022. 

Darmawan juga menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan diraih bukan hanya dari penjualan tenaga listrik, melainkan juga dari pengembangan usaha di luar sektor ketenagalistrikan atau beyond kWh. 

BACA JUGA  Ini Kawasan Penyumbang Sampah Terbanyak di Ternate, 15 Ton Per Hari

“Cara pandang pengembangan bisnis yang dulunya stagnan dan backward looking, sekarang menjadi lebih ekspansif, dinamis, dan forward looking,” jelas Darmawan.

Terbukti sepanjang tahun 2023, bisnis beyond kWh sukses berkontribusi secara signifikan pada pendapatan sebesar  Rp10,27 triliun atau satu setengah kali lipat dari realisasi tahun 2022. Inovasi beyond kWh ini meliputi penyediaan energi primer untuk pembangkit swasta, jasa jaringan telekomunikasi, jasa pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, penyewaan peralatan dan infrastruktur kelistrikan, hingga layanan kajian proyek kelistrikan untuk badan usaha lain. 

Darmawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan dan stakeholder lainnya atas dukungan terhadap upaya transformasi yang terus dijalankan perseroan.

“Buah dari transformasi ini mustahil PLN raih tanpa dukungan dari Pemerintah. Pemerintah secara konsisten menjaga daya beli masyarakat dan menghadirkan ekosistem investasi yang menarik bagi para pelaku bisnis dan industri sehingga konsumsi listrik terus tumbuh,” jelas Darmawan.

Berita Terkait

7 Daerah jadi Lokasi Kubermas Mahasiswa Unkhair Ternate, Jainul Yusup : Program yang Menyentuh Langsung Masyarakat
Bupati Haltim Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Staf Ahli Ibrahim Senen
YBM PLN UIW MMU Gelar Khitan Massal Bagi 188 Anak di Ambon
PLN UIW MMU Resmikan Stasiun Pengisihan Daya EV Pertama di Mall Indonesia Timur
Disperindag Malut Segera Hibahkan Bangunan Pasar ke Halut dan Halbar
JPPR Malut Minta Data Pemilih Pilkada Terutama di Kawasan Tambang jadi Atensi KPU
Ini Strategi Disperindag Maluku Utara Mengoptimalkan Penyelesaian Aset Daerah
DAK RSUD Chasan Boesoirie di Maluku Utara Berpotensi Hangus 
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:18 WIT

Caleg Terpilih DPRD Halmahera Tengah dari 5 Parpol Terancam tak Dilantik

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:39 WIT

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha 2024, Satlantas Polres Halut Jaring 75 Kendaraan

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:22 WIT

Gedung Replika yang Dibangun Semasa Bupati Benny Laos jadi Markas ‘Ngelem’

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:49 WIT

Pj Bupati Morotai Kukuhkan Hairil Hi. Hukum Sebagai Kadis PUPR 

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:07 WIT

Kejari Pulau Taliabu : 14 Paket MCK Fiktif Ternyata Cair 100 Persen

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:46 WIT

7 Daerah jadi Lokasi Kubermas Mahasiswa Unkhair Ternate, Jainul Yusup : Program yang Menyentuh Langsung Masyarakat

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:13 WIT

Pemprov Malut : Pj Bupati Halteng Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:06 WIT

KPU Pulau Morotai Tuntaskan Coklit di 6 Kecamatan

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!