Sambung Ipda Ramli, buntut dari video aksi pemukulan yang menyebar luas itu, rekan-rekan dari korban (SI) tak menerima rekannya dipukuli kedua pelaku. Mereka kemudian mencari YS dan ML untuk membalaskan dendam karena telah melakukan penganiayaan terhadap SI.
Beruntung, aksi ini tidak melebar setelah Kepala Sub Sektor Weda Tengah Iptu Gafur Ibrahim langsung memanggil kedua belah pihak untuk dimediasi. “Kedua belah pihak bersepakat damai dengan membuat surat pernyataan dan video klarifikasi terkait viralnya video penganiayaan dan berjanji dihadapan pihak kepolisian tidak lagi melakukan tindakan main hakim sendiri karena perbuatan tersebut adalah unsur tindak pidana,” pungkas Ipda Ramli Soleman. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!