Kata dia, PDIP di Halteng hanya meraih 3 kursi saja, sehingga tak bisa sendiri mengusung calon bupati dan wakil, sehingga untuk bisa memenuhi syarat pencalonan itu maka harus berkoalisi dengan partai lain. “Saya berharap partai Hanura bisa membuka diri dan berkoalisi dengan PDI Perjuangan untuk calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Halteng,” harapnya.
Selain di Partai Hanura, beberapa partai lain dirinya sudah mendaftarkan diri menjadi kompetitor di Pilkada nanti, karena memang dirinya ditugaskan oleh DPP PDI-Perjuangan.
“Saat ini saya sudah membangun komunikasi politik dengan semua parpol yang memiliki kursi, dan tahapan penjaringan yang pertama kali saya datangi adalah Hanura,” katanya.
Dijelaskan juga bahwa, mengenai statemen ketua DPD PDI-Perjuangan terkait dirinya akan dicalonkan sebagai wakil itu sangat realistis mengingat partai mereka hanya memiliki 3 kursi di DPRD Halteng. Akan tetapi karena hampir semua partai selain PKB hanya memiliki tiga kursi di Halteng maka dalam kajian PDI Perjuangan untuk DPP memberikan tugas kepadanya sebagai calon bupati serta ditugaskan untuk berkomunikasi dengan partai lain.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!