Oknum anggota Brimob itu juga mengancam tidak segan-segan menghajar dan menghabisi pelapor (JH). “Bayangkan, klien kami diancam akan dilaporkan ke Kasat Narkoba Halsel untuk menandainya sebagai target operasi dengan perkataan akan datangi kantor Sat Narkoba tandai pelapor sebagai target. ‘Jang ngana (Pelapor) panik, kita bilang ngna e Jef, kita tara (Tidak) tako deng pengacara biar tunda pangkat pun saya tara takut, saya bukan anggota polisi baru lulus kemarin sore, saya juga ingin tunda pangkat lagi,” begitu kata Sarman mengutip perkataan oknum anggota Brimob tersebut.
Selain itu, terlapor juga mengancam menculik pelapor (JH), bahkan mengancam tak segan-segan melakukan kekerasan fisik terhadap JH. “Saya, akan culik ngana (pelapor), saya akan mengarahkan anak komplek untuk hajar ngana sampe makan pake slang. Yakin dan tidak yakin saya akan bantai ngana habis- habisan tunggu saja saatnya tiba. saya dapa ngana di jalan saya akan tabrak,” kata kuasa hukum Jefri Ham meniru FS di pesan SMS-nya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!