Sarman Riadi menduga, oknum FS diduga dibeking pejabat di Polda Malut dan Korps Brimob, karena pernyataan oknum Brimob itu mengatakan, masalah yang dilaporkan terlapor ke Polda Malut bukan kewenangan Polda tetapi Polres yang memiliki wilayah penanganan di Halmahera Selatan.
“Padahal pubik mengetahui bahwa Brimob merupakan anggota pasukan terlatih, sudah pasti klien kami sangat merasa terancam dan ketakutan. Karena oknum bersangkutan menyampaikan ancaman serius sehingga klien kami sampai sekarang merasa takut dan tidak aman dalam melakukan aktifitas di luar. Atas ancaman ini kami juga akan meminta perlindungan kepada Kapolda Malut sehingga klien kami nyaman saat beraktivitas diluar daerah dan di Halmahera Selatan,” pungkasnya. (RA/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!