“Taliabu juga demikian berat, karena perhubungan 70 persen masih lewat laut, di pemilu lima tahun lalu ada kejadian perahu terbalik. Kemudian di Sula, dari Kota Sanana ke pulau Mangoli dan Pas Ipa. Dii Tidore, dari pulau Tidore ke Mare, Maitara dan Oba Selatan, juga di Kota Ternate, dari pulau Ternate ke pulau Moti, Hiri dan Batang Dua,” sebutnya.
Langkah ikhtiar yang dilakukan KPU, kata Jainul, yaitu logistik-logistik Pemilu tersebut dibungkus dengan wadah yang tahan air.
“Agar tidak rusak sehingga aman, nyaman dan terkendali, walaupun saat tekena air hujan maupun air laut. Kami berharap semoga pemilihan umum hari Rabu tanggal 14 Februari nanti berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua,” pungkas Jainul. (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!