Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara melaporkan posisi kas daerah (Kasda) per Januari 2024 di angka Rp 83 miliar lebih.
Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya menjelaskan, dari angka Kasda Rp 83 miliar ini sudah di ploting sebesar Rp 30 miliar untuk pembayaran gaji ASN per Januari tahun ini.
“Kita sudah buka sebesar Rp 30 miliar untuk persiapan membayar gaji ASN,” jelas Ahmad Purbaya, Senin (29/1/2024).
Lanjutnya, untuk sisa kasda selain gaji ASN, juga akan disiapkan untuk persediaan (UP) dari permintaan OPD termasuk anggaran reses Anggota DPRD Maluku Utara sebesar Rp 14 miliar.
“Uang persediaan atau UP dari OPD-OPD juga sudah masuk dan kita juga sudah membayar anggaran reses anggota DPRD sebesar Rp 14 miliar, belum lagi sisanya kita harus bayar anggaran hibah KPU dan Bawaslu, kalau kita mau bayar sekaligus tidak bisa karena kita memiliki keterbatasan anggaran,” sebutnya.
Menurut Purbaya, meski keuangan di kasda terbatas, namun Pemprov Malut masih memiliki persediaan anggaran yang terparkir di Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Malut yaitu sebesar Rp 424 miliar.
“Kita memiliki batas waktu sampai akhir Februari, sehingga Plt gubernur harus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan atau menyurat agar anggaran tersebut bisa keluar sehingga kita bisa memenuhi semua kebutuhan Pemda,” pungkas Ahmad. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!