“Iya, kondisi korban pembacokan sangat parah. Karena hampir semua bagian tubuh ada luka sobek bekas sayatan benda tajam. kami tidak tahu bagaimana masa depannya, tentu sebagai pihak keluarga hanya berdoa semoga proses operasi berjalan lancar hingga proses penyembuhan luka nanti,” imbuhnya.
Lebih lanjut Sarka bilang, kejahatan yang dilakukan pelaku tidak dapat ditolerir dan harus diproses hukum agar setimpal dengan perbuatannya itu.
“Kejahatan seperti ini sangat merugikan masa depan korban, atas nama keluarga korban sangat merugikan. Makanya kami desak aparat penegak hukum (Polres) tetap amankan pelaku hingga proses hukum berjalan seperti aturan yang berlaku,” tegas Sarka.
Terpisah, Fahmy S. Karamaha, paman dari korban mengutuk keras perbuatan penganiayaan berat yang dilakukan oknum SJ alias Sailu terhadap keponakannya itu.
“Korban adalah keponakan saya, dan saya mewakili keluarga mengutuk keras kejahatan yang dilakukan pelaku. Sehingga, kami keluarga berharap kepada Kapolres Halsel untuk melakukan penahanan pelaku dengan ketat agar tidak melarikan diri sebelum diadili,” tegas Fahmy.
Kata Fahmy, oknum pelaku SJ ini pernah melakukan kejahatan serupa beberapa tahun yang lalu kepada mantan istrinya.
“Iya, pelaku ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena perbuatanya sudah berulang kali. Karena mantan istrinya pernah jadi korban pembacokan tapi dibiarkan bebas setelah melarikan diri tanpa diadili oleh penegak hukum,” ungkap Fahmy.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!