Daruba, Maluku Utara- Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Pulau Morotai, Nasrun Mahasari angkat bicara terkait kelangkaan BBM beberapa hari terakhir.
Menurutnya, kelangkaan ini disebabkan karena keterlambatan pasokan BBM dari depot Pertamina.
“Pertamax dan dexlite di SPBU tetap tersedia, hanya saja karena keterlambatan kapal,” katanya saat dikonfirmasi Haliyora.id melalui telepon seluler, Minggu (24/12/2023).
Untuk hari ini, lanjut Nasrun, aktivitas pelayanan SPBU sudah mulai normal karena kapal pengangkut BBM telah tiba di Morotai.
“Seperti kemarin di SPBU Sri Dewi Jaya itu, sekitar jam 11 pagi BBM sudah habis. Tapi hari ini stok BBM untuk SPBU Sri Dewi Jaya sudah mulai tersedia lagi, sebab kapal hari ini sudah masuk dengan membawa kuota BBM jenis pertamax sebanyak 40 ton dan dexlite sebanyak 30 ton,” terang Nasrun.
“Sedangkan untuk SPBU Darame kapalnya sudah masuk kemarin sore, dengan membawa stok BBM jenis pertamax sebanyak 35 ton dan 10 ton dexlite. Begitu juga dengan di SPBN Bere-Bere sebanyak 5 ton pertamax dan APMS Bere-Bere sebanyak 10 ton pertamax. Jadi standar stok minyak untuk Natal dan Tahun Baru di Morotai masih tersedia dengan baik,” sambungnya.
Nasrun menyebutkan, selain SPBU, kekosongan BBM juga terjadi di kios-kios. Ini karena kekurangan stok sehingga pihak SPBU hanya memprioritaskan penjualan untuk kendaraan saja, sementara untuk pengecer belum dilayani.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!