Bassam mengatakan, perwujudan kasih antar sesama yang menjadi fondasi bagi terciptanya rasa persatuan dan kesatuan sebagai sebuah kekuatan Kabupaten Halmahera Selatan. Hal ini tentunya merupakan salah satu modal penting dalam mendukung program pembangunan di Halsel dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia yang memegang teguh Pancasila.
“Mari kita jadikan Bumi Saruma ini sebagai tempat bagi kita semua umat beragama untuk menjalankan kewajiban beragama dengan saling menghormati satu sama lain sehingga tercipta suasana yang kondusif, aman, dan sejahtera,” imbuhnya.
Menurut Bassam, Halsel memiliki rentan kendali yang cukup luas dengan 249 desa tentunya memiliki suku, ras, agama, tradisi, adat istiadat dan bahasa yang berbeda-beda pula sehingga rasa kesatuan dan persatuan serta persaudaraan di negeri Saruma harus tetap dirawat.
“Saya mengajak kepada kita semua untuk tetap bersama-sama berkomitmen untuk menjaga kedamaian dan saling menghormati keberagaman dan perbedaan pilihan setiap warga negara yang telah dijamin pada dasar konstitusional kita. Mari kita jadikan setiap momen berdemokrasi sebagai momen untuk tetap menjaga silaturahmi antar sesama umat beragama,” pesannya.
Diketahui, kegiatan perayaan Natal yang dihadiri Plt Bupati Bassam Kasuba didampingi kepala BPKAD Farid Husen, Kadis Pariwisata Ali Hasan, Kadis Pertanian Agus Heriawan, Kabag Kesra, Camat, Kepala Desa, para pendeta dan sejumlah pimpinan – pimpinan jemaat di wilayah daratan Gane. (RA/Adv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!