“Jadi di tahun 2023 inikan belum dievaluasi, nanti insya Allah bulan Desember bisa dievaluasi. Sehingga pada tahun 2024 bisa turun, biar tidak bisa capai 14 persen, tapi yang penting mendekati,” ujar Al Yasin.
Menurut wagub, untuk mempercepat penurunan stunting di daerah diperlukan koordinasi yang baik antara Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota termasuk Pemkab Pulau Morotai seperti pengadaan makanan tambahan untuk bayi maupun balita serta ibu hamil dan menyusui.
“Karena tidak ada anggaran maka Kemenkes berikan tanggung jawab ini ke setiap kabupaten/kota. Artinya masing-masing tanggung sendiri lah, lewat APBD, dana desa, yang penting bisa mendanai kegiatan percepatan stunting ini biar tidak capai 14 persen tapi minimal mendekatilah,”tandasnya.
Sementara itu, Pj Bupati M. Umar Ali berjanji akan berupaya menekan angka penurunan stunting di Pulau Morotai hingga di angka 14 persen. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!