Menurut kapolsek, pihaknya meminta agar korban diautopsi, akan tetapi ibu korban menolak. “Begitu saya minta untuk di autopsi, tapi seluruh keluarga dari pihak ibunya tidak mau di karena berpikir bahwa itu murni, maka disitu tidak ada proses penyelidikan,” jelas AKP Aris AB.
Dia menambahkan, agar di kemudian hari tidak terjadi masalah, pihak keluarga telah diminta menandatangani surat pernyataan bahwa tidak melanjutkan proses penyelidikan lebih lanjut terkait kematian ZP.
“Rencana besok dikuburkan dan tinggal menunggu ayahnya dari Tobelo, untuk diminta kepastiannya apakah di autopsi ataukah tidak. Jadi penyebab sementara adalah gantung diri murni, itu sesuai dengan pernyataan dari pihak keluarga,” tandasnya.
Sementara itu, dari informasi yang diperoleh menyebutkan, penyebab gadis berusia 13 tahun tersebut rela mengakhiri hidupnya sendiri diduga lantaran kecewa karena tidak diizinkan sekolah di Tobelo, Halmahera Utara. Meski begitu, informas ini belum dipastikan secara resmi dari pihak-pihak terkait. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!