Dampak Kerusakan Sungai Kobe
Kerusakan sumber air karena tambang otomatis akan berdampak langsung pada beban yang ditanggung perempuan rumah tangga dalam ranah domestik.
Padahal, perempuan dalam hal ini ibu rumah tangga berperan penting dalam menopang penghidupan keluarga seperti, dalam mengambil dan memanfaatkan air untuk kebutuhan keluarga.
Vely, salah seorang aktivis perempuan Maluku Utara mengatakan bahwa perempuan juga punya hak penuh untuk bersuara kepada pemerintah atas lingkungan yang rusak dan tercemar. Perempuan harus bergerak, mendesak kepada pihak pemerintah untuk memperhatikan lingkungan.
Menurut Vely, apapun jenis pertambangan memberikan daya rusak serius pada penghidupan rakyat dan lingkungan sekitar, terutama dalam akses air. Pihak yang paling terpinggirkan sebagai konsekuensi dari akses air adalah perempuan.
Merekalah banyak menanggung beban kerja domestic seperti mengambil air untuk keperluan rumah tangga.
“Sebab dampak dari kerusakan lingkungan, krisis air bersih akibat pertambangan PT IWIP, dampaknya sangat rentan terhadap Perempuan,” kata Vely saat diwawancarai, Rabu 11 Otober 2023.
Kata dia, dalam studi kasus krisis air bersih sudah pasti yang punya peran utama adalah perempuan. Perempuan yang akan mencari solusi untuk air bersih untuk keluarganya, karena pekerjaan domestik diutamakan oleh perempuan, maka secara otomatis penyediaan air bersih selalu dilakukan oleh perempuan.
Dampaknya adalah Perempuan terutama ibu rumah tangga harus memutar otak untuk mencari solusi bagaimana cara untuk mendapatkan air bersih bagi keluarganya. Sebab di bagian domestik dimana soal memasak membutuhkan air, anak sekolah membutuhkan air bersih untuk mandi, disinilah perempuan dianggap punya peran penting, sehingga perempuan harus bekerja lebih keras lagi.
“Jika dalam rumah tangga masih tetap memelihara budaya patriarki maka dari dulu beban ganda itu sudah dipikul oleh kaum perempuan. Sekarang jika masalah krisis air bersih beban perempuan akan semakin berat karena ada satu masalah yang harus dipikirkan, harus dikerjakan,” ucapnya.
Vely menyebutkan, upaya yang harus dilakukan ketika mengalami krisis air adalah membuat tempat penampungan air hujan serta tidak membuang sampah sembarangan.
“Serta mendesak pemerintah agar mampu memberikan perhatian khusus terhadap lingkungan yang dimana tidak ada lagi pohon-pohon yang berdiri tegak untuk menampung air bersih. Bahkan pemerintah juga turut ambil bagian dalam mencari solusi untuk masyarakat setempat,” tegas Vely.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!