Kemenparekraf Ungkap Penyebab Menurunnya Kunjungan Wisatawan Asing ke Morotai

Selain berbicara soal moda transportasi udara, Widayanti Bandia juga menilai pemerintah daerah belum sepenuhnya mendukung para pelaku UKM di sektor pariwisata.

Hal ini dilihat dari sektor UKM Morotai yang bisa dibilang melemah. Untuk menyegarkan para pelaku UKM seperti pusat jajanan kuliner dan sebagainya, maka perlu adanya kreatifitas para pelaku UKM seperti mengenalkan dagangannya melalui online atau membangun jejaring sosial. Ini juga perlu perhatian serius dari pemerintah daerah.

BACA JUGA  Pastikan Kesiapan Kawasan Khusus Kota Sofifi, Mendagri Bakal Kunjungi Malut

“Soal pembangunan kuliner, sebetulnya pihak teknis yang harus memperhatikan. Jadi kebijakan-kebijakan dari instansi terkait harus memenej bangunan kuliner yang ada di Morotai. Misalnya kuliner di eks Sail Morotai. Harus sekali-kali dibuat pameran disitu supaya ada manfaatnya. Artinya tidak hanya bangun, namun manfaatnya tidak ada, pada akhirnya tiba-tiba bangunan kuliner langsung dock, itu yang membuat saya betul-betul sedih sekali,” katanya.

BACA JUGA  Soal Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai, Bendahara : Kadis Lepas Tangan

Olehnya itu, ia berharap Morotai tidak boleh mendapatkan julukan daerah tertinggal, terbelakang. Maka Morotai harus bergerak mulai dari sekarang.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah