Sebelumnya, aksi yang dilakukan oleh para guru dan siswa di SMK Negeri 1 Pulau Morotai pada Senin 18 September pagi tadi. Mereka kecewa dengan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang menonaktifkan Jainuddin Pajula dari Kepsek SMKN 1 Morotai setelah mengabdi baru dua bulan. Mereka bahkan kecewa lantaran gubernur mengangkat kembali mantan kepsek sebelumnya yaitu Sofyan Baba.
Penolakan Sofyan Baba sebagai kepsek karena track record yang bersangkutan selama 12 tahun menjadi kepsek, banyak dililit sejumlah masalah mulai dari gaji guru honorer, melarang siswa berprestasi mengembangkan potensinya di luar sekolah, dana bantuan 40 siswa dari pemerintah pusat yang diduga tidak tersalur hingga dugaan bantuan kapal dari pusat yang tak tidak diketahui keberadaannya.
Aksi protes pengangkatan Sofyan Baba sebagai Kepsek SMKN 1 Morotai dilampiaskan guru dan siswa dengan memblokade pintu kelas dan ruang guru.
Sementara itu, blokade ruangan guru dan ruang kelas ini dibuka kembali setelah pihak Pemerintah Kecamatan Morotai Timur turun langsung melakukan mediasi dengan guru dan siswa.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!