Daruba, Maluku Utara- Terlahir memiliki fisik yang tidak sempurna bukan menjadi penghalang bagi Muhammad Fajar.
Remaja yang mulai beranjak ke usia 20 tahun ini adalah siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Pulau Morotai, penyandang tuna daksa.
Kendati memiliki fisik yang tak sempurna, Fajar tetap optimis untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) tingkat SLB, yang diselenggarakan di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Stadion Pakansari, Cibinong.
Fajar lahir di Ternate dan besar di Morotai. Ayahnya, Eko Prasetyanto Abbas, merupakan seorang wiraswasta. Sedangkan Ibunya, Sri Hartati Kharie merupakan ibu rumah tangga. Meskipun memiliki latar belakang keluarga sederhana, namun semangat Fajar untuk mengikuti olimpiade tersebut tak pernah surut.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!