Dikatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada seluruh perbankan di Maluku Utara khususnya di Ternate untuk mau menerima penukaran uang pecahan dari masyarakat, sehingga masyarakat bisa terlayani.
“Karena mungkin masyarakat yang ingin ke BI itu terlalu jauh jaraknya, maka kami berharap kepada perbankan yang lain bisa menukarkan uang pecahan kecil,” harapnya.
Ia menambahkan, sesuai dengan kebijakan dari BI pusat, agar perbankan di Malut melayani penukaran uang yang tak layak edar maupun uang rusak. Layanan ini dibuka seminggu sekali yaitu hari Kamis dimulai dari pukul 09. 00 Wit sampai pukul 12.00 Wit dilihat dari kondisinya.
“Kalau memang menumpuk di perbankan bisa ditukarkan ke Bank Indonesia, intinya kami siap menerima penukaran baik dari masyarakat maupun pihak lain. Untuk perbankan juga kami himbau untuk bisa melakukan penukaran dan melayani masyarakat,” pungkasnya. (RUL-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!