“Itu mungkin karena emosional, karena situasi terbawa rapat pada saat itu, yang pasti secara profesional DPRD akan melaksanakan tahapan ketentuan sebagaimana diatur dalam tatib DPRD,” tepis Rasmin.
Terpisah, Basri Rahaguna ketika dikonfirmasi awak media, mengenai sikapnya akan yang akan memboikot Kantor BPKAD dan ruang kerja Sekda, mengaku itu karena dirinya terbawa emosi.
“Sebetulnya kita punya keputusan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, jadi tidak seperti itu. Kemarin itu saya hanya terbawa emosi saja, jadi bicara seperti itu,” singkat Basri. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!