Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 18 Jun 2022 06:51 WIT ·

Merinding ! Cerita Kapolres Pulau Morotai Saat Turun Patroli di Air Kaca


					Merinding ! Cerita Kapolres Pulau Morotai Saat Turun Patroli di Air Kaca Perbesar

Morotai, Maluku Utara- Rumor soal sosok pria misterius yang menebar teror di kompleks wisata Air Kaca Joubela, mendapatkan perhatian serius dari Polisi. Saking santernya informasi ini, membuat orang nomor satu di Polres Pulau Morotai pun turun tangan.

Adalah Kapolres Pulau Morotai, AKBP Agung Reza Pratidina. Ia tak tanggung-tanggung memimpin langsung patroli di sekitar kompleks tersebut. Ia bersama perwira polisi lainnya seperti, Kasat Lantas Iptu Karel Siauw, Kasat Binmas Ipda Yuni Laowi, Kasubagbinops AKP. Esra Melanton, Kasat Samapta Iptu Fajar Kiansantang. Kemudian Kasat Intelkam Ipda Rainhard A. Tangyong dan Kasi Humas Polres Bripka Sibli Siruang.

Iring-iringan kendaran Kapolres dikawal ketat sebanyak 50 personil anggota Polres Pulau Morotai yang diterjunkan Jumat (17/6/2022) tadi malam.

Amatan Haliyora tadi malam, tampak iring-iringan patroli yang membawa perwira Polisi berpangkat AKPB itu mulai beroperasi sekitar pukul 11:00 WIT (malam) hingga pukul 12:30 WIT dini hari tadi.

“Saat kami survey di sekitar lokasi wisata Air Kaca, belum ada tanda-tanda yang terlihat. Tapi, bukan berarti kami belum menemukan tanda-tandanya langsung kami berhenti, itu tidak. Yang jelas patrolinya akan kami lakukan setiap malam di atas jam sebelas malam,” kata Kapolres ketika diwawancarai Haliyora.

Kapolres AKBP Agung Reza Pratidina mengaku sengaja ikut mengadakan patroli malam sehingga dirinya bisa melihat langsung kondisi di lokasi yang belakangan ini menjadi buah bibir warga Morotai itu.

“Saya sengaja malam ini ikut supaya melihat kondisi, fakta saat malam hari itu bagaimana,” akuinya.

Kapolres mengakui, selain banyak jalan yang menikung dan rawan kecelakaan, kondisi di kompleks wisata itu memang mencekam waktu malam hari. Kondisi ini diperparah lagi dengan banyaknya pohon dan kurangnya lampu penerangan jalan sehingga Wisata Air Kaca terlihat begitu angker.

Soal kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan banyaknya pepohonan di area tersebut, Kapolres berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai agar secepatnya bisa diatasi.

“Memang ada lampu penerangan, tapi sudah mati. Nah ini juga nanti di beberapa titik, tidak hanya di wisata Air Kaca, masih ada di beberapa titik yang akan kita survey, dimulai dari mondur jalannya, kemudian penerangan jalan umum itu yang harus ditambah. Saya akan sampaikan kepada Kasat Lantas untuk berkoordinasi dengan Dishub dan DLH agar bisa mengantisipasi pepohonan yang ada di sekitar wisata Air Kaca. Begitupun PJU-nya harus ditamba agar di area air kaca penerangan lebih baik lagi,” ujar Kapolres.

Kapolres AKBP Agung Reza Pratidina juga berencana akan membangun pos pejagaan di area wisata ini dengan tujuan agar bisa memantau langsung situasi dan kondisi di lapangan.

“Kalau ada orang yang iseng, alangkah baiknya dia harus berpikir dua kali lagi. Jangan dilakukan lagi,” tegasnya.

Di samping itu, Kapolres AKBP Agung Reza Pratidina juga mengimbau kepada warga masyarakat Pulau Morotai agar selalu berhati-hati saat berkendara dan taat pada aturan lalulitas.

“Istilahnya jika ketemu harus memperhatikan si pelaku misterius itu, mulai dari melihat matanya, rambutnya. Selain itu, saya juga mengimbau kalau bisa bagi masyarakat ketika mengendarai motor atau mobil jangan terlalu cepat, karena bisa membahayakan diri kita sendiri,” pungkasnya. (Tir-2)

Artikel ini telah dibaca 1.889 kali

badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

BPJN Provinsi Maluku Utara Target Jalan Keliling Morotai Tuntas 2024

25 September 2022 - 07:21 WIT

4. 200 Titik Jalan Berlubang di Morotai Akan Digilas

25 September 2022 - 04:26 WIT

Pemprov Malut ‘Gantung’ DBH Haltim, Tahun Ini Baru Pajak Rokok yang Tersalur

24 September 2022 - 06:06 WIT

Walikota Tikep Berharap Jadwal Sail Tidore Tak Berubah

23 September 2022 - 13:48 WIT

Saling Klaim Kewenangan, Ini Tanggapan Dishub Ternate Soal Penarikan Retribusi di Pasar Buah

23 September 2022 - 12:05 WIT

Disperindag Akui Masih Ada Praktik Jual Beli Lapak Antar Pedagang di Ternate

23 September 2022 - 10:47 WIT

Trending di Headline
error: Content is protected !!