BI Sebut Tekanan Inflasi di Malut Tahun 2023 Sangat Tinggi, Ini Penyebab

Karena tahun sebelumnya terendah, maka secara otomatis kenaikan harga sedikit saja akan menyebabkan inflasi kita sangat tinggi, apalagi awal tahun 2023 sudah mendapatkan tekanan inflasi mulai dari kenaikan harga angkutan udara, BBM dan ikan

Setian (Deputi BI Perwakilan Maluku Utara)

Ternate, Maluku Utara- Tekanan inflasi di Maluku Utara (Malut) tahun 2023 sangat tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun pada tahun 2022 inflasi di Maluku Utara terbilang paling rendah se-Indonesia. 

BACA JUGA  Hadirkan Listrik di Desa Mananga Taliabu, PLN Wujudkan Visi Maluku Utara Semakin Terang

Inflasi tersebut memberikan tekanan karena dihitung year on year (yoy) yang berarti perbandingan harga tahun 2022 terhadap tahun 2023, sehingga ketika kenaikan harga sedikit saja akan menyebabkan inflasi sangat tinggi. 

“Karena tahun sebelumnya terendah, maka secara otomatis kenaikan harga sedikit saja akan menyebabkan inflasi kita sangat tinggi, apalagi awal tahun 2023 sudah mendapatkan tekanan inflasi mulai dari kenaikan harga angkutan udara, BBM dan ikan,” kata Deputi BI Perwakilan Maluku Utara, Setian, Senin (26/06/2023). 

BACA JUGA  Kejar Target, Lahan Parkir Pasar Higienis Ternate Berubah jadi Tempat Jualan

Setian mengatakan bahwa pada bulan Mei tahun 2023, kenaikan inflasi sampai pada level 5,71 persen dan itu inflasi tertinggi dibandingkan tahun 2022 sebesar 3,72 persen year on year (yoy).

“Olehnya itu, harapan kami capacity building ini memiliki program yang sama sehingga mampu menjaga inflasi di setiap kabupaten/kota,” ucapnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah