Jadi untuk progres pekerjaan saya belum pastikan berapa persen karena dokumennya saya belum lihat. Tinggal kita menunggu surat balasan nya seperti apa. Apakah ada kelanjutannya atau seperti apa
Idhar Sidi Umar (Kadis Kesehatan Prov. Malut)
Sofifi, Maluku Utara- Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sofifi, Provinsi Maluku Utara, yang menggunakan anggaran pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 123 miliar dipastikan tak bisa dilanjutkan.
Padahal, proses pencairan uang muka untuk pekerjaan rumah sakit ini sudah menelan anggaran sebesar Rp 18 miliar atau sebesar 15 persen.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Malut, Idhar Sidi Umar yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, untuk saat ini seluruh proses pekerjaan rumah sakit tersebut dihentikan karena proses pengurusan administrasi masih terus dikoordinasikan dengan pihak SMI.
“Jadi untuk progres pekerjaan saya belum pastikan berapa persen karena dokumennya saya belum lihat,” terang Idhar Sidi Umar, Rabu (21/6/2023).
Menurut Idhar, persoalan ini sudah dibicarakan dengan Sekda Provinsi Maluku Utara dan hasilnya ditindaklanjuti berupa surat yang dilayangkan ke pihak SMI.
“Tinggal kita menunggu surat balasan nya seperti apa. Apakah ada kelanjutannya atau seperti apa nanti kita lihat, karena untuk pencairan baru sebesar Rp 18 miliar dari total pinjaman Rp 123 miliar lebih,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!