Proyek RSUD Sofifi Terancam tak Berlanjut, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Malut

Idhar juga mengaku, jika dilihat dari progres pekerjaan, harusnya sisa anggaran tersebut sudah dicairkan oleh PT. SMI karena kontrak bersama SMI berakhir bersamaan dengan masa jabatan Gubernur Abdul Gani Kasuba.

“Akan tetapi, jabatan gubernur yang awalnya berakhir pada tahun 2024, sekarang info terbaru berakhir tahun 2023 sehingga itu yang menjadi masalah,” tambahnya. 

BACA JUGA  Pemprov Maluku Utara Terkorup di Indonesia Versi KPK, Pj Gubernur : Itu Peringatan

Meski begitu, dirinya optimis bahwa sekalipun tidak selesai akan tetapi proses pembiayaan tetap dilanjutkan dengan menggunakan APBD.

“Itu kita sudah mengantisipasinya, berdasarkan aturan, kalau proses pembiayaan tidak bisa diselesaikan dengan menggunakan anggaran pinjaman maka bisa di lanjutkan dengan menggunakan anggaran APBD, sehingga tidak menjadi persoalan,” tandasnya. (RS-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah