Ternate, Maluku Utara- Proses tender kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk semester pertama (I) terhitung sejak Januari-Juni 2023 di lingkungan Pemerintah Kota Ternate sampai saat ini masih banyak yang belum berjalan. Ini terkendala karena hanya satu Pokja dan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pokja itu sendiri.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Ternate, Muhammad Gazali Kasim, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan hanya satu Pokja.
Dikatakan, keterbatasan SDM dan hanya satu Pokja inilah yang membuat sejumlah program kegiatan fisik belum dilaksanakan. Meski begitu, sambung Gazali, adanya keterbatasan ini, maka pihaknya akan mendorong program peningkatan SDM, sehingga apabila tersedia maka dibentuk dua Pokja.
“Tak hanya itu, termasuk keterlambatan paket yang dikirim oleh OPD terkait, karena ada perubahan terutama pada Terkait Kandungan Produk Dalam Negeri atau TKPDN, karena kan sebelumnya bebas, tapi kalau sekarang TKPDN ini yang menjadi prioritas, begitu juga dengan ketersediaan SDM di OPD terkait, karena pembuatan paket ini tidak sembarangan buat,” kata Gazali, Selasa (20/6/2023).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!