Sementara itu, Ketua Panitia Nurbani Caopana menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan motivasi dan kompetensi para pemandu wisata budaya agar dapat meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan pemandu wisata kepada wisatawan.
“Sasaran yang dicapai dari kegiatan ini, pertama, peserta mengetahui dan memahami bagaimana merencanakan dan melaksanakan pemandu wisata alam. Kedua, peserta mengetahui dan memahami pentingnya mengembangkan pengetahuan pemanduan untuk wisata alam,” jelas Nurbani.
Nurbani bilang, dengan ditetapkannya Morotai sebagai 10 daerah destinasi wisata prioritas melalui amanat Presiden Republik Indonesia, maka ini menjadi peluang bagi warga khususnya di Pulau Morotai.
“Maka patut kita berbangga dengan banyak pembangunan fasilitas penunjang seperti pembangunan kuliner, Gazebo Dive Center dan masih banyak lagi pembangunan di lokasi Pariwisata saat ini yang tersebar di 6 kecamatan antara lain water front City, Dodola, Army Dock, Tabailenge, Tanjung Amerika, Bido, Lifao dan masih banyak lagi pembangunan kuliner, untuk pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai,” sebutnya.
Ditambahkan, dengan banyaknya fasilitas pariwisata ini, maka membutuhkan pengelolaan dan pengembangan yang profesional untuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat maupun para pengelola wisata dimaksud.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!