Kita belum dapat memastikan apakah temuan Bawaslu itu data bermasalah yang sudah dibersihkan Dukcapil atau bukan. Karena setelah temuan 7 ribu data warga bermasalah kita sudah bersihkan
Kader Noh (Kepala Dukcapil Halsel)
Labuha, Maluku Utara- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Selatan melaporkan sedikitnya 7 ribu data warga tercover bermasalah.
Hal ini diungkap oleh Kepala Dukcapil Halsel, Kader Noh saat diwawancarai Haliyora di ruang kerjanya, Rabu (17/5/2023).
“Kalau pencermatan Bawaslu terkait daftar pemilih sementara (DPS) yang ditemukan ribuan data ganda warga Halsel kemungkinan benar, karena terdapat 7 ribu warga Halsel datanya ganda dan bermasalah. Tapi kami sudah melakukan pembersihan sebanyak 6.300 sekarang masih tersisa data bermasalah di angka 700,” ungkap Kader menjawab temuan Bawaslu Halsel.
Meski begitu, 6.300 data yang bermasalah itu sudah dibersihkan, tetapi kemungkinan besar data itu masih tercover di server induk pusat.
“Jadi, kita belum dapat memastikan apakah temuan Bawaslu itu data bermasalah yang sudah dibersihkan Dukcapil atau bukan. Karena setelah temuan 7 ribu data warga bermasalah kita sudah bersihkan sebanyak 6.300 sisanya masih sebanyak 700 belum pembersihan,” akunya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!