Jadi ada sekitar 500 kilometer lebih yang belum dikerjakan oleh dinas PUPR
Saifuddin Djuba (Kepala Dinas PUPR Malut)
Sofifi, Maluku Utara- Meski usia Provinsi Maluku Utara (Malut) sudah hampir 24 tahun, akan tetapi persoalan pembangunan infrastruktur jalan di 10 kabupaten/kota yang ditangani oleh Dinas PUPR Malut masih menjadi dilema. Ini karena banyak sekali jalan yang belum disentuh oleh Pemprov Malut.
Berdasarkan data yang dihimpun Haliyora.id, total jalan provinsi secara keseluruhan sepanjang 1.200 kilometer lebih yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.
Kepala Dinas PUPR Malut, Saifuddin Djuba menjelaskan, jalan lintas provinsi yang ditangani oleh Dinas PUPR Malut yang belum di kerjakan sama sekali sekitar 500 kilometer lebih.
“Jadi ada sekitar 500 kilometer lebih yang belum dikerjakan oleh dinas PUPR,” ungkap Saifuddin Djuba, begitu diwawancarai Haliyora, Senin (15/5/2023).
Menurut mantan Pj Bupati Halmahera Utara (Halut), ada sekitar 52 persen jalan yang sudah ditangani, sementara sekitar 48 persen yang belum ditangani, sehingga ini perlu di benahi dan ditangani agar bisa selesai.
“Akibat karena porsinya terlalu besar yang dikerjakan oleh provinsi sehingga ada beberapa ruas jalan di kabupaten/kota yang dikerjakan melalui anggaran Inpres seperti ruas jalan Payahe-Daepodo dan Sidangoli Jailolo,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!