“Jadi, kami minta di pak bupati supaya lindungi rakyat dan tolong perintah anak buahnya buat pengawasan di SPBU maupun di kios-kios. Soalnya, BBM kalau langka orang yang jual minyak di depot kadang kasih naik harga. Jadi tolong diperhatikan juga,” pintanya.
Sementara itu, salah satu penjual BBM jenis Pertamax, yakni Agang Buton, saat ditemui Haliyora.id di depan kiosnya mengakui sempat kesusahan BBM pada Selasa (04/04/2023).
“Jadi memang kemarin hari Selasa, sampai tadi ini jam 9 pagi, kami sangat kesusahan BBM karena terjadi kekosongan. Sehingga saya perhatikan banyak warga yang memiliki kendaraan itu mereka banyak kesana kemari cari minyak,” ungkapnya.
Tapi, Agang bilang, jam 10.30 baru BBM masuk di SPBU. “Itupun akhirnya antrian panjang sekali,” katanya
Ditanya apa benar, kalau terjadi kelangkaan BBM di depo-depo menaikkan harga BBM ? Dirinya mengaku tidak seperti itu.
“Kalau saya pribadi tidak seperti itu. Saya tidak berani kasih naik harga BBM walaupun minyak susah. Saya tetap ikut aturan pemerintah. Tidak dengan yang lain. Mungkin mereka kasih naik. Tapi kalau saya tetap bertahan harga per liter 15 ribu rupiah,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!