Meski begitu, lanjut Nurdin, bahwa prinsipnya Pemkot Ternate perlu terbuka dalam kerjasama ini sehingga publik tahu berapa besar manfaat yang diterima oleh Pemkot Ternate untuk menyumbang ke PAD. Begitu juga Dishub harus punya informasi yang cukup terkait dengan penggunaan e-Parking.
“Uji coba yang dilakukan, dengan tujuan untuk mengukur frekuensi orang di tempat yang dilakukan parkir. Jadi masa uji coba atau pengambilan sampel data ini dilakukan selama dua pekan semestinya sudah cukup. Tapi lebih dari itu sudah dilakukan operasi karena kita ingin melihat seberapa besar yang kemanapun yang bisa didapatkan di lima titik yang sudah ditentukan. Lima titik ini, saya kira memiliki potensi yang sangat besar sehingga kedepan harus lebih dimaksimalkan, misalnya di tapak Toboko atau bisa saja di depan rumah sakit,” tandasnya.
Sekedar diketahui masa uji coba penarikan retribusi ini dilakukan oleh PT IMM ini sejak bulan September 2022 lalu. Namun jumlah penarikan retribusi ini belum dapat diketahui. Kerja sama ini pun masih bersifat uji coba. (RUL-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!