Menurut Usman, sebelum diberikan sanksi diskualifikasi, persoalan ini akan ditelaah dan dikaji dulu setelah itu baru dilakukan penindakan terhadap oknum cakades tersebut.
“Nanti kami pelajari dulu. Penyebabnya apa sehingga terjadi kericuhan pada saat pencoblosan berlangsung,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan kepada panitia kabupaten, dalam hal ini Dinas DPMD bahwa menjadi seorang pemimpin itu, harus mampu berbaur dengan masyarakat, dan menunjukan sikap yang baik.
“Nanti lihat saja setelah saya balik dari Jakarta akan mengundang panitia Kabupaten dan para calon kades, untuk dimintai penjelasan detail persoalan ini. Jika saya temukan ada skenario panitia dan Cakades yang dimaksud, maka saya tidak segan-segan mengambil langkah tegas,” tandasnya. (RA-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!